Resensi Film Pendekar Tongkat Emas
Resensi Film
Pendekar Tongkat Emas

Mata Kuliah : Ilmu
Budaya Dasar
Kelas : 1EA05
Oleh :
Therecia Kintamani ( 16219335 )

Judul Film : Pendekar Tongkat Emas
Sutradara : Ifa Isfansyah
Produser : Mira Lesmana , Riri Riza
Penulis : Jujur Prananto
Cerita : Mira Lesmana , Riri Riza ,Ifa Isfansyah , Eddie
Cahyono
Pemeran : Eva Celia
Nicholas Saputra
Reza Rahadian
Tara Basro
Christine Hakim
Slamet Rahardjo
Aria Kusumah
Darius Sinathrya
Prisia Nasution
Musik : Erwin Gutawa
Perusahaan produksi : Miles Films
Distributor : Miles
Films
Tanggal rilis : 18 Desember
Durasi : 112 menit
Negara
: Bendera Indonesia Indonesia
Bahasa : Bahasa Indonesia
Anggaran : IDR 25 miliar [1] (USD 2 juta)
SINOPSIS :
Alkisah di dunia persilatan,
terkenal seorang tokoh bernama Cempaka. Beliau adalah pemilik perguruan silat
bernama Tongkat Emas. Namun karena beliau menyadari bahwa ilmu silat tidak
sepatutnya hanya digunakan untuk mengalahkan musuh dalam pertandingan, beliau
membubarkan perguruan silat tersebut. Beliau beranggapan bahwa ilmu silat harus
digunakan untuk kemanusiaan. Akhirnya, beliau mengangkat empat murid. Tiga
orang di antaranya ialah anak dari musuh yang pernah dikalahkannya. Mereka
bernama Dara, Biru, dan Gerhana. Sedangkan satu orang murid paling muda bernama
Angin, yakni anak yang ia temukan. Dari keempat murid tersebut, Biru merupakan
murid tertua dengan kemampuan paling tinggi.
Suatu sore, Cempaka membuat sebuah
keputusan besar untuk mewariskan Tongkat Emas dan jurus silat Melingkar Bumi
kepada salah satu muridnya. Siapakah yang beliau pilih? Jawabannya ialah kepada
murid perempuan termuda, Dara! Keputusan tersebut membuat Biru dan Gerhana
menjadi geram. Mereka memutuskan untuk meminumkan racun pada Cempaka, lalu
merebut Tongkat Emas itu dari Dara yang didampingi oleh Angin dalam perjalanan
berlatih jurus silat Melingkar Bumi. Sebelum meninggal, Cempaka memerintahkan
Dara dan Angin untuk mencari Naga Putih, yakni satu-satunya orang yang
mengetahui ilmu Melingkar Bumi selain Cempaka.
Singkat cerita, Biru dan Gerhana
menggunakan tongkat emas tersebut untuk memimpin sebuah perguruan silat yang
konon katanya tidak akan terkalahkan kekuatannya. Di balik itu semua,
sebenarnya Biru tidak merasakan kehebatan dari Tongkat Emas. Mengapa? Karena ia
tidak memiliki ilmu Tongkat Emas Melingkar Bumi.
Di belahan perkampungan yang lain,
Dara bertemu dengan Elang yang ternyata merupakan anak dari Cempaka dan Naga
Putih. Dia menceritakan bahwa Naga Putih telah lama mundur dari dunia
persilatan dan berpisah dengan Cempaka, lalu menurunkan ilmu silat Melingkar
Bumi pada Elang. Meskipun telah bersumpah untuk tidak mencampuri urusan Tongkat
Emas tersebut, akhirnya Elang memutuskan untuk melanggar sumpahnya karena ia
berpikir bahwa kepentingan orang banyak lebih baik daripada kepentingan dirinya
sendiri. Elang dan Dara akhirnya berlatih ilmu Melingkar Bumi yang merupakan
jurus berpasangan. Finally, mereka pun berhasil mengalahkan Biru dan
Gerhana. Tongkat Emas pun kembali pada si empu yang berhak memilikinya.
KOMENTAR :
Menurut saya,
film Pendekar Tongkat Emas ini sangat bagus karna mengajarkan kita tentang
kerendahan hati , perjuangan dan belajar ikhlas. Film ini juga mengajarkan kita
untuk menerima kekalahan bukan malah menginginkan kepunyaan / hak orang lain ,
film ini saya rekomendasikan untuk orang-orang yang suka dalam hal persilatan ,
hal yang saya perhatikan juga latar tempat yang menarik film tersebut di buat
di Sumba, Nusa Tenggara Timur , suasana pedesaan , area persilatan sangat
menarik
KESIMPULAN :
pengkhianatan, perjuangan, kemanusiaan,
kerendahan hati, perjuangan, Keikhlasan, Fitnah,
menjatuhkan lawan, menggunakan dukun, seolah menjadi cara yang wajar dilakukanMelalui
film ini, kita diingatkan untuk berjiwa besar, bahwa kita harus menerima
kekalahan dengan sportif.
SUMBER :
https://www.kompasiana.com/amaliafuadi/54f37ccd745513a22b6c767a/review-film-pendekar-tongkat-emas-dunia-persilatan-yang-hidup-kembali
Komentar
Posting Komentar